ALLAHUAKBAR, Kisah Benar!! Anak AJAIB Ini Membuat 7 Juta Kristian Terus Memeluk Islam !!

ALLAHUAKBAR… sungguh benar-benar Anak Ajaib!!

Memang dirinya penuh keajaiban sejak dilahirkan. Terlahir dari keluarga Kristen sebagai anak ke-9 (wow!), ia pun benar-benar terlahir secara ajaib, dari seorang ibu yang mengalami kelumpuhan anggota badan tangan dan kaki setelah usia kandungan 5 bulan. Ajaib pula, bahawa kelahiran dirinya menyertai kesembuhan ibunya.

Alhamdulillah… Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menyembuhkan ibunya, dan melalui sentuhan ilahi menjadikan dia lahir ke dunia dan menjadi seorang anak yang ajaib.

DAKWAHNYA BERMULA SEJAK BAYI LAGI!!

Ketika usia 9-bulan, ia mengingatkan kepada orang tuanya untuk melaksanakan Aqiqah. Ia juga mengatakan ingin menjadi Muslim. Tentu saja orang tuanya yang saat itu masih Kristen menolaknya. Dan baru terlaksana di sebuah masjid lokal saat ia berusia 3-tahun.

Saat pelaksanaan Aqiqah di Masjid Gongoni, saat itulah terjadi kegemparan. Ia secara ajaib berkhotbah tentang Islam tanpa diajari oleh siapapun, di usia tiga tahun. Menyusul kejadian di masjid itu dan apa yang terjadi di dalamnya, kakaknya, Michael, saat itu juga menjadi Muslim bersama dirinya.

Bapaknya, seorang Inspektor Polis menjadi marah. Ia secara tidak langsung mengambil cuti untuk memaksa kedua anaknya menjadi Kristian kembali, bahkan siap membunuhnya dengan pistol polisnya.

Namun setelah berdiskusi, dan ia menyadari kalah dalam pertempuran argumen, ia kemudian merelakan anaknya menjadi Muslim. Bahkan ia sendiri berhasrat untuk belajar dan memahami Islam. Setelah itu, ia tidak bisa lagi menolak kebenaran dan menyatakan harus bergabung dengan anaknya di jalan yang benar. Ia kembali ke fitrah, menjadi Muslim, memeluk agama Islam bersama seluruh keluarganya.

Ia mengubah nama baptisnya dari Maurice Robert Matongo menjadi Mikidadi Matongo. Demikian juga isterinya, dari Clemencial Michael Isamaki menjadi Marriam; dari Monica Leonard Jomanga menjadi Mwanaisha. Semua anaknya juga telah menjadi Muslim: Sara-Sarah; Albert-Abubakar; Mesent-Abdillahi; Devother-Fadhila; Boniface-Ibrahim; Grace-Faudhia; Samwel-Hamza; Jane-Sharifa; dan Michael-Yussuf dan tentunya…

Ya, si Anak Ajaib itu!, Fidelis, yang lahir di Kiloleni (10/10/1986), kota Tabora, Tanzania Utara, Afrika Timur. Dikenal sebagai Sheikh Shariff sejak 22 Desember 1989 setelah khotbah hebohnya di Masjid Gongoni sekaligus saat itu ia menjadi Muslim.

Adapun “Fidelis” menurut cerita bapaknya bukan merupakan nama baptis, tetapi semata pemberian darinya untuk mengingat kelahirannya. Bahkan menurut penuturan dari beberapa sumber, Fidelis mengatakan: “Mama usinibibaptize, naamini kwa Alla na jumbe wake Muhammad SAW!” Artinya: “Ibu, tolong jangan baptis saya, saya adalah orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, Muhammad SAW!”. Dan ajaib, itu diucapkan saat baru berusia sekitar 2-bulan! sebagai penolakkan ketika ia hendak dibaptiskan.
Dan melalui dirinya, sejauh ini telah menjadikan sekitar 7-juta orang Kristen, kembali ke-fitrahnya sebagaimana setiap orang dilahirkan, yakni menjadi Muslim.

Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah (Islam), maka kedua orang tua-nya lah yang menjadikan dia beragama Yahudi, Nasrani, atau Majusi. (HR. Al-Bukhari: 1358; Muslim: 2658; Ahmad: II/233).

Artikel tentang dirinya, tulisan Andrew England, juga pernah dimuat di surat kabar Skotlandia pada 8 Ogos 1999.

Didalamnya, disebutkan antara lain, bahwa pada usia empat bulan ia mulai membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Pada usia satu tahun, ia mampu membaca seluruh Al-Qur’an dan mulai dapat berbicara dalam bahasa Arab, Swahili dan Perancis.
Saat usia lima tahun, ia dapat berkotbah dalam lima bahasa, Inggris, Perancis, Italia, Swahili dan bahasa Arab-meskipun ia benar-benar tidak melalui studi khusus. Ia adalah pengkhotbah yang menarik ribuan orang. Di usia ini juga, sebanyak seribu orang telah menjadi Muslim melalui dakwahnya.

Adapun dalam beberapa perjalanan dakwah selanjutnya, antara Mei 1994 sampai Desember 1994 Sheikh Shariff berkhotbah di Kota Dar es Salaam. Kawasan Pantai, Lushoto, di wilayah Tanga, Morogoro di wilayah Morogoro dan di Zanzibar. Dimana total 6870 orang kembali ke Islam.

Dari Maret 1995 sampai Desember 1995 ia berkhotbah di Dar es salaam, seluruh wilayah Pantai, wilayah Lindi. Di wilayah Mtwara dan Songea, Tunduma, Mbinga dan Ruvuma, dimana total 7.805 orang kembali ke Islam.
Dari Mei 1996 sampai Januari 1997, ia berkhotbah di wilayah Morogoro, wilayah Tanga, Iringa, Dodoma, Singida, Arusha, dan di wilayah Moshi Kilimanjaro. Ini adalah tahun yang sama dimana Sheikh Shariff mulai go internasional dengan pergi ke Kenya. Sementara di Kenya, ia berkhotbah di Mombasa, Malindi, dan Voi, di Kitui, Matinyani, dan Mwingi. Kemudian pindah ke Nairobi City. Selama kunjungan di Kenya, total 38.942 orang memeluk Islam, dst…

7 Juli 2004 ia pergi ke Uni Emirat Arab di Dubai selama satu minggu, kemudian kembali ke Oman hingga Agustus 2004, kemudian kembali ke Tanzania. Ia melanjutkan dakwah di semua wilayah dan provinsi Tanzania, dimana diperkirakan lebih dari 50.000 orang masuk Islam.
Dst… dst… sampai beberapa waktu yang lalu, Sheikh Sharrif bersama tim dakwahnya dan dukungan berbagai pihak; diantara kemudahan, halangan dan rintangan, alhamdulillah… sudah lebih dari 6.676.269 pria dan wanita telah menemukan kebenaran, telah berada diatas jalan lurus, memeluk Islam. Kembali ke fitrahnya sebagaimana semua orang terlahir sebagai Muslim

Manfaat dan Keutamaan menjadi seorang Mualaf
Adalah sangat beruntung bagi mereka yang telah memeluk agama islam, karena islam merupakan agama Allah SWT. Mengapa dikatakan beruntung? Sebab ketika orang tersebut mengucapkan dua kalimat syahadat, maka sejak saat itu ia adalah seorang muslim dan sejak saat itu pula segala amal perbuatannya akan mulai dihitung dan akan mendapatkan ganjaran dari Allah SWT.

Adapun keutamaan menjadi seorang Mualaf diantaranya adalah :

Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu
Hal ini sebagaimana Firman Allah SWT dalam Al- Qur’an Surat Al- Anfaal ayat 38 berikut :

قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَنْتَهُوا يُغْفَرْ لَهُمْ مَا قَدْ سَلَفَ وَإِنْ يَعُودُوا فَقَدْ مَضَتْ سُنَّتُ الْأَوَّلِينَ

Artinya:

“Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu, “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi, sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (ketetapan Allah) terhadap orang-orang dahulu.”

Dari Amr Bin Ash, Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda :

أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ الْإِسْلَامَ يَهْدِمُ مَا كَانَ قَبْلَهُ وَأَنَّ الْهِجْرَةَ تَهْدِمُ مَا كَانَ قَبْلِهَا وَأَنَّ الْحَجَّ يَهْدِمُ مَا كَانَ قَبْلَهُ

Artinya:

3 “Tidakkah engkau tahu bahwa Islam menggugurkan (dosa-dosa) sebelumnya, dan bahwa hijroh menggugurkan (dosa-dosa) sebelumnya bahwa haji menggugurkan (dosa-dosa) sebelumnya.” (HR. Muslim)

Allah SWT akan mencatat segala amal kebaikannya dan akan memberikan ganjaran atas amal yang ia buat tersebut berkali-kali lipat. Sedangkan untuk kejahatan yang telah ia lakukan, maka Allah SWT akan memberikan balasan sesuai dengan perbuatannya kecuali Allah SWT telah mengampuninya.
Hal tersebut sebagaimana sabda Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam berikut ini :

إِذَا أَسْلَمَ الْعَبْدُ فَحَسُنَ إِسْلَامُهُ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ كُلَّ حَسَنَةٍ كَانَ أَزْلَفَهَا وَمُحِيَتْ عَنْهُ كُلُّ سَيِّئَةٍ كَانَ أَزْلَفَهَا ثُمَّ كَانَ بَعْدَ ذَلِكَ الْقِصَاصُ الْحَسَنَةُ بِعَشْرَةِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ وَالسَّيِّئَةُ بِمِثْلِهَا إِلَّا أَنْ يَتَجَاوَزَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَنْهَا

Artinya:

“Jika seorang hamba masuk Islam, lalu Islamnya baik, Allah menulis semua kebaikan yang pernah dia lakukan, dan dihapus darinya semua keburukan yang pernah dia lakukan. Kemudian setelah itu ada qishash (balasan yang adil), yaitu satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat sampai 700 kali lipat. Adapun satu keburukan dibalas dengan sama, kecuali Allah ‘Azza wa Jalla mengampuninya.” (HR. Nasai)

إِذَا أَسْلَمَ الْعَبْدُ فَحَسُنَ إِسْلَامُهُ يُكَفِّرُ اللَّهُ عَنْهُ كُلَّ سَيِّئَةٍ كَانَ زَلَفَهَا

وَكَانَ بَعْدَ ذَلِكَ الْقِصَاصُ الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ

ضِعْفٍ وَالسَّيِّئَةُ بِمِثْلِهَا إِلَّا أَنْ يَتَجَاوَزَ اللَّهُ عَنْهَا

Artinya:

“Apabila seseorang masuk Islam kemudian Islamnya menjadi baik, niscaya Allah akan menghapus segala kejahatan yang telah dilakukan. Setelah itu, ia akan diberi balasan yaitu setiap kebaikannya akan dibalas Allah sepuluh sampai tujuh ratus kali. Sedangkan kejahatannya dibalas (hanya) setimpal kejahatannya itu, kecuali jika Allah memaafkannya.” (HR. Bukhari)

Allah SWT akan memberikan Rizki yang cukup bagi mereka yang masuk islam, dan Allah SWT akan menjadikannya hamba Allah yang qana’ah
Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam yang artinya “Sungguh telah beruntung orang yang masuk Islam dan dia diberi rezeki yang cukup, dan Allah menjadikannya qana’ah (ridha; menerima) dengan apa yang Dia berikan kepadanya.” (HR. Muslim, Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah)

Setelah seseorang menjadi mualaf, hal apakah yang seharusnya diajarkan kepada mereka? Jika dilihat dari sirah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam, beliau lebih mengutamakan masalah pemahaman aqidah dibandingkan pelaksanaan ibadah ritual. Beliau mengenalkan rukun Iman terlebih dahulu daripada rukun islam. Seorang Mualaf hendaknya belajar untuk mendalami ajaran agam islam serta menjalankan segala kewajiban seorang muslim seperti sholat, berpuasa, membayar zakat, naik haji jika mampu, serta kewajiban yang lainnya.

Apakah setelah masuk islam, seorang mualaf harus mengganti namanya? Jawabnya adalah tidak. Nama merupakan pemberian dari orang tua, dan selama nama yang diberikan tersebut memiliki makna yang baik (bukan nama baptis maupun nama yang mengandung makna kesyirikan), maka nama tersebut tidak perlu diganti.

Fenomena yang berkembang selama ini tentang penggantian nama oleh beberapa mualaf kemungkinan besar dilakukan untuk menunjukkan jati diri mereka yang baru (sebagai seorang muslim) atas hidayah dan ghirah keislaman yang mereka miliki. Tidak ada hukum yang mewajibkan seorang mualaf untuk mengganti namanya dan Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam pun tidak memerintahkan hal itu. Beliau Shalallahu Alaihi Wassalam hanya memerintahkan agar memberikan nama yang baik serta memanggil saudara muslim dengan gelar atau sebutan yang disukainya.

Sungguh beruntung orang-orang yang telah menerima hidayah dari Allah SWT, lalu mereka memutuskan untuk menjadi seorang muslim. Mengapa dikatakan beruntung? Karena selama mereka masih berada dalam kekafiran, maka apapun yang ia kerjakan selama di dunia tidak akan mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT, dikarenakan orang-orang kafir telah mengingkari keimanannya kepada Allah SWT, di mana keimanan kepada Allah SWT merupakan perkara yang mendasar dalam kehidupan seseorang. Dan itu akan menjadikan mereka termasuk ke dalam golongan orang-orang yang merugi.

Allah SWT telah berfirman :

وَمَنْ يَكْفُرْ بِالْإِيمَانِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ وَهُوَ فِي الْآَخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Artinya “Barangsiapa yang kafir terhadap keimanan, maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi.” (QS. Al-Maidah ayat 5)

Allah SWT juga berfirman :

قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا

وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا أُولَئِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآَيَاتِ

رَبِّهِمْ وَلِقَائِهِ فَحَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنً

Artinya:

“Katakanlah, “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.” (QS. Al-Kahfi ayat 105)

Dan orang-orang kafir tersebut pada hari kiamat kelak akan menyesali segala perbuatannya. Sebagaimana Firman Allah SWT :

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ أَنَّ لَهُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُ مَعَهُ لِيَفْتَدُوا بِهِ

مِنْ عَذَابِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَا تُقُبِّلَ مِنْهُمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Artinya:

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang di bumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebus diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih.” (QS. Al-Maidah ayat 36)

وَلَوْ تَرَى إِذِ الْمُجْرِمُونَ نَاكِسُو رُءُوسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ رَبَّنَا أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ

Artinya:

“Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin.” (QS. As-Sajadah ayat 12)

Sumber : cahyaiman via dalamislam.com

SUMBER : sweetnutella.com

SUMBER: gedebakviral.co

Artikel Menarik Minggu Ini..

Dulu Lantang FITNAH Nabi SAW,Sanggup Buat Filem!! Selepas Setahun Apa Jadi Kepada Beliau Buat Ramai TERKEJUT

ISLAM adalah fitrah untuk semua manusia tanpa mengira status, latar belakang dan kaum. Ia merupakan suatu ajaran yang disediakan oleh Allah SWT untuk segenap lapisan manusia.

Ia bagi mencapai tujuan hidup di dunia ini iaitu mengenal dan mengabdikan diri kepada-Nya, sekali gus menuju ke alam yang kekal buat selama-lamanya di syurga kelak.

Sebab itu, apabila ajaran Islam dinafikan, malah hingga sampai tahap dihina maka golongan yang berbuat demikian sebenarnya sedang menolak fitrah diri mereka sendiri. Ternyata golongan yang tidak faham dan dikategorikan pula sebagai anti Islam belum dikurniakan hidayah daripada Allah SWT menyebabkan mereka bertindak demikian.

BUAT FILEM FITNA 2012 YANG PENUH KONTROVERSI

https://suaramedia.org/wp-content/uploads/2017/10/Screenshot_39-5.png

Namun, apabila ajaran Islam itu dikaji dan difahami oleh golongan tersebut yang mana lama-kelamaan akan timbul rasa kefahaman serta kesedaran tentang kebenarannya. Itu adalah senario yang banyak berlaku pada hari ini termasuklah ke atas pembikin filem dari Belanda, Arnoud Van Doorn yang pernah mencetuskan kontroversi beberapa tahun lalu.

https://suaramedia.org/wp-content/uploads/2017/10/Screenshot_30-4.png

Van Doorn pernah membakar api kemarahan umat Islam di seluruh dunia apabila beliau yang sebelum itu amat anti Islam menerbitkan sebuah filem berjudul Fitna pada 2012.

https://suaramedia.org/wp-content/uploads/2017/10/Screenshot_38-5.png

Filem yang menghina Nabi Muhammad SAW itu dikecam oleh umat Islam biarpun sebelum itu beliau telah melancarkan propaganda anti-Islam sejak bertahun-tahun lamanya. Namun, Van Doorn, yang merupakan bekas anggota Parti Bebas pimpinan Geert Wilders di Belanda, memeluk Islam setahun selepas itu selepas mengkaji tentang ajaran Islam.

https://suaramedia.org/wp-content/uploads/2017/10/Screenshot_34-5.png

PELUK ISLAM

Malah, tidak lama selepas memeluk Islam beliau telah mengerjakan ibadah haji dan menyatakan rasa kekesalan akan sikap, persepsi dan perkara yang dilakukannya itu.

“Saya amat berharap agar tangisan penyesalan saya ini akan dapat membasuh dosa-dosa saya terhadap Islam selama ini. Saya berasa amat malu ketika menziarahi makam Rasulullah.

Dulu Lantang FITNAH Nabi SAW,Sanggup Buat Filem!! Selepas Setahun Apa Jadi Kepada Beliau Buat Ramai TERKEJUT

“Saya malu dengan tindakan saya menerbitkan filem Fitna. Saya berharap semoga Allah menerima taubat saya di atas perbuatan saya ini,’’ katanya dengan nada penuh keinsafan.

Menurut Van Doorn, terlalu banyak cerita negatif mengenai Islam dan beliau merasakan perlu menyiasatnya sendiri bagi mengetahui tentang kebenaran perkara itu. Beliau telah mengumumkan tentang pengislamannya melalui laman Twitternya biarpun pada mulanya ramai tidak percaya dan menganggapnya suatu gurauan.

MEMBESAR DENGAN MAKLUMAT SALAH TENTANG ISLAM

Van Doorn yang mengetahui mengenai Islam menerusi media Belanda dan ahli politik Barat semuanya dalam bentuk negatif selain berdasarkan persepsi yang sangat teruk.

Masyarakat Eropah juga katanya mengenali Islam memandang Islam sebagai sebuah agama yang suka memberi ancaman, menindas wanita dan melahirkan pengganas.Dulu Lantang FITNAH Nabi SAW,Sanggup Buat Filem!! Selepas Setahun Apa Jadi Kepada Beliau Buat Ramai TERKEJUT

Namun Van Doorn memilih Islam sebagai cara hidupnya setelah menerima layanan yang baik daripada para jemaah semasa mengunjungi sebuah masjid di The Hague, Belanda. Katanya, kedua ibu bapanya merupakan penganut Kristian yang sangat taat dan amat menghormati agama dan budaya masyarakat lain di negaranya.

Namun ibu bapanya masih gagal untuk membuat diriya menyangkal maklumat diperoleh daripada media berhubung keburukan mengenai Islam.

“Saya merasakan perlu melindungi masyarakat daripada ‘kejahatan’ dan ‘bahaya’ ini, maka saya bergabung dengan parti anti Islam di Belanda itu yang dipimpin oleh Geert Wilders.

“Pada masa itu, saya menganggap dia sebagai contoh model terbaik. Semua ini disebabkan dia begitu berani menentang Islam dan melindungi kebebasan kami,” katanya.

Apabila menyertai parti itu, Van Doorn bermula sebagai seorang sukarelawan dan beberapa tahun kemudian menjadi penasihat politik utama kepada Geert.

TERDETIK PELUK ISLAM

Malah beliau juga dipertanggungjawabkan untuk menerbitkan filem Fitna dan mempromosikannya ke seluruh dunia bagi menyampaikan mesej anti Islam itu. Mengimbas bagaimana beliau boleh memeluk Islam, katanya, ketika masih aktif dalam parti itu, terdetik dalam minda bagaimana 1.2 bilion orang di dunia menjadi orang Islam? Malah anaknya itu terlebih dahulu memeluk islam!!Dulu Lantang FITNAH Nabi SAW,Sanggup Buat Filem!! Selepas Setahun Apa Jadi Kepada Beliau Buat Ramai TERKEJUT

Mereka dilihat begitu gembira. Bagaimana perkara seumpama ini boleh berlaku? Adakah mereka tersilap arah? Perkara tersebut membuatkannya benar-benar tidak faham.Beliau juga mula berasa ragu-ragu tentang apa yang telah dibacanya selama ini tentang Islam menerusi media-media Barat yang sekali gus mencetuskan sentimen Islamophobia.

“Pada ketika itu, pemikiran saya mula berubah. Sebenarnya, saya tidak pernah membenci Islam, tetapi saya adalah antara golongan yang mempunyai ketakutan terhadap Islam.

MULA PERGI MASJID UNTUK LEBIH KENAL ISLAM

“Seorang kawan saya berkata, kamu salah, kamu harus mendapat lebih banyak maklumat tepat tentang Islam. Pergi ke masjid dan berbual dengan para jemaah,” ujarnya.Dulu Lantang FITNAH Nabi SAW,Sanggup Buat Filem!! Selepas Setahun Apa Jadi Kepada Beliau Buat Ramai TERKEJUT

Semua tanggapan negatif terhadap Islam mula berubah apabila beliau dipelawa oleh seorang rakan untuk berkunjung ke Masjid As-Sunnah, masjid terbesar di The Hague. Biarpun menolak permintaan tersebut dengan memberi pelbagai alasan termasuk menyatakan kemungkinan dibunuh apabila beliau tiba di masjid tersebut.

Tetapi beliau akhirnya berkunjung juga ke masjid itu dan mendapati layanan terbaik daripada jemaah termasuk mendapat penerangan serta nasihat daripada imam di situ.

Sambutan dan penerimaan yang sungguh baik daripada jemaah masjid membuatkan Van Doorn berasa terkejut, sekali gus menafikan Islam itu teruk, jahat serta ganas sifatnya.

“Saya benar-benar terkejut kerana orang di masjid itu begitu ramah dengan saya. Imam datang dan berjabat tangan dengan saya sambil mengucapkan selamat datang.Dulu Lantang FITNAH Nabi SAW,Sanggup Buat Filem!! Selepas Setahun Apa Jadi Kepada Beliau Buat Ramai TERKEJUT

“Saya melihat ke dalam matanya, saya melihat kejujuran dan keikhlasan dalam diri mereka. Sejujurnya, ia satu saat yang begitu emosional buat saya pada ketika itu,” jelasnya.

Kisah Van Doorn itu menunjukkan bagaimana Allah memberi izin menerima hidayah kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya walaupun mereka jahat, kafir mahupun terlampau banyak dosa. Selain itu ia memberi gambaran jelas semakin Islam itu ditentang maka semakin terserlah akan kebenarannya. SHARE cerita indah ini supaya lebih ramai terbuka hati untuk mengenali islam.

Sumber : Suara Media